Ikan channa merupakan predator yang hidup di air tawar bagian Asia yang mempunyai bentuk kepala menyerupai ular. Meskipun demikian, ikan channa dapat menjadi ikan hias yang menarik dan indah untuk akuarium karena corak tubuhnya yang unik dengan sisik yang indah. Oleh karena itu, ikan channa kerap diberikan pelet udang yang mengandung protein, kalsium, dan fosfor untuk membantunya tumbuh dengan kualitas baik dan warnanya lebih cantik.
Udang sendiri menjadi pilihan bahan pakan untuk ikan channa agar pertumbuhannya sehat dan aktif. Sumber protein yang terdapat dalam udang penting untuk memenuhi kebutuhan diet ikan channa. Udang menyediakan nutrisi tambahan seperti asam lemak dan omega-3.
Agar kualitas ikan channa meningkat, telah banyak pemelihara ikan ini yang berhasil membuat pakan pelet racikan sendiri. Salah satu jenis pakan pelet yang dimaksud adalah berbahan baku udang sungai. Jenis pakan ini sifatnya kering karena dicampurkan dengan beberapa zat aditif. Pakan pelet racikan berbahan baku sungai kering ini, diyakini mampu mendorong performa warna dan kualitas pada ikan channa secara keseluruhan.
Ternyata, pembuatan pelet udang untuk ikan channa bisa kamu lakukan sendiri dengan mudah, lho! Yuk, cari tahu tentang cara membuat pelet udang untuk stok pakan ikan channa.
Kebutuhan Nutrisi Ikan Channa
Sebelum membahas lebih lanjut, kamu perlu mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh ikan channa. Mari simak penjelasannya!
Protein
Terdapat 3 golongan ikan menurut kebutuhan proteinnya. Pertama, ikan herbivora (pemakan tumbuhan) 15-30% protein. Kedua, ikan omnivora (pemakan tumbuhan dan daging) 40% protein. Sedangkan yang dibutuhkan oleh ikan channa membutuhkan kurang lebih di atas 50% karena jenisnya termasuk ikan karnivora (pemakan daging).
Lemak
Kandungan lemak yang dibutuhkan oleh ikan channa adalah tidak lebih dari 8%. Apabila lebih dari itu, maka bisa mengakibatkan kerusakan hati dan mengalami kesulitan dalam mencerna lemak keras seperti daging sapi atau ayam.
Karbohidrat
Pertumbuhan serta energi dipenuhi oleh kandungan senyawa karbohidrat. Bagi ikan channa, karbohidrat hanya dibutuhkan sedikit saja. Jika terjadi kelebihan, maka pertumbuhan ikan malah bisa terhambat. Bahkan ada beberapa hasil penelitian yang mengatakan kalau hewan air seperti ikan channa tetap butuh karbohidrat meski komposisi jumlahnya tidak besar.
Mineral
Untuk menjaga kesehatan tulang, gigi, hingga sisik, mineral sangatlah penting bagi ikan channa. Dua jenis mineral yang paling dibutuhkan bagi ikan ini adalah kalsium dan fosfor. Pelet udang dapat memenuhi kebutuhan tersebut pada ikan channa. Cek juga artikel mengenai “Jenis Pelet Ikan Yang Digunakan Untuk Budidaya”.
Serat
Ikan berjenis karnivora seperti ikan channa, sama sekali tidak mempunyai kemampuan untuk mencerna serat. Jadi, komposisi kandungan serat pada pakannya tidak boleh lebih dari 4%.
Vitamin
Kebutuhan vitamin yang harus dikonsumsi oleh ikan channa adalah vitamin A dan E untuk menjaga ikan agar kondisi primanya konsisten. Selain itu, vitamin B1, B2, dan B6, penting agar pertumbuhannya normal.
Dari uraian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian pakan pada ikan channa tidak boleh sembarangan. Kebutuhan nutrisinya harus diperhatikan. Pelet udang bisa menjadi salah satu alternatif karena kandungan protein, kalsium, dan fosfor dapat mendukung tumbuh kembang ikan channa.
Cara Membuat Pelet Udang
Pembuatan pelet udang bisa dilakukan sendiri dengan mudah. Ikuti langkah-langkah berikut dengan saksama, yuk!
- Siapkan alat dan bahan yang diperlukan. Alat yang dibutuhkan adalah panci dengan alat kukus, kompor, serta nampas. Sedangkan bahan yang perlu disiapkan adalah udang sungai 50-60 gram, carophyll, spirulina sp.
- Cuci udang sampai bersih dari kotoran yang menyangkut. Pastikan bersih dari campuran garam ataupun bahan pengawet.
- Rebus air di atas kompor menyala dan tunggu sampai mendidih. Jika sudah mendidih, pasang alat kukus kemudian masukan udang di atasnya dan kukus selama 5 menit.
- Setelah 5 menit, angkat dan masukan udang ke dalam wadah.
- Ambil setengah gelas air rebusan dalam panci. Kemudian masukan carophyll dengan takaran sepertiga sendok makan dan satu atau dua sendok makan spirulina sp ke dalam air gelas. Aduk sampai rata.
- Selanjutnya, masukan air rebusan yang telah tercampur oleh carophyll dan spirulina sp ke dalam wadah yang berisi udang kukus.
- Aduk campuran air dan udang sampai merata sehingga menjadi adonan pelet. Saat sudah merata, diamkan adonan pelet selama 10 hingga 15 menit agar benar-benar meresap.
- Jika sudah selesai didiamkan, letakan adonan pelet pada nampan. Letakan dengan rapi dan jangan sampai tumpang tindih.
- Langkah terakhir adalah melakukan penjemuran. Ketika penjemuran, bolak balik adonan pelet agar hasilnya kering dengan maksimal.
- Penjemuran adonan pelet yang telah selesai selama satu hari penuh, kemudian dimasukan ke dalam kantong plastik agar tidak lembab.
- Pelet udang siap diberikan pada ikan channa dan bisa dibuat stok untuk satu minggu.
Itulah cara membuat pelet udang yang bisa kamu praktikkan sendiri. Mudah bukan? Selain untuk ikan channa, pelet udang juga bisa digunakan untuk berbagai jenis ikan hias seperti cupang, arwana, guppy, dan lain-lain.
Apakah kegunaan pelet udang membuatmu ingin berbudidaya ikan? Bagi kamu yang berkeinginan akan hal tersebut, Zvezda menyediakan mesin pelet udang yang akan mempermudah proses pembuatan. Kunjungi zvezda.id untuk detail produknya.
