Saat memulai ternak ayam petelur tidak boleh sembarangan. Langkah-langkahnya harus diperhatikan dan tidak boleh ada tahapan yang terlewatkan. Agar ternak tidak gagal, maka diperlukan tips beternak ayam peternak yang benar. Para calon peternak wajib mengetahui bagaimana pakan, kandang, hingga aspek lingkungan mempengaruhi hasil ternak ayam.

Para peternak perlu memahami dan mengikuti cara beternak ayam petelur yang benar untuk menekan angka risiko kegagalan. Sebab keuntungan yang didapatkan dari hasil beternak ayam petelur cukup menarik. Apabila kamu baru akan memulai ternak ini dan tidak ingin menjumpai kerugian yang besar, ikutilah tips cara beternak ayam petelur yang wajib diketahui oleh calon peternak. Mari kita simak ulasannya!

Perencanaan Modal

Langkah awal yang harus dilakukan oleh calon peternak ketika akan memulai ternak ayam petelur adalah merencanakan modal. Peternak ayam petelur perlu merinci modal yang diperlukan. Hal ini diperlukan agar peternak bisa memperhitungkan pengeluaran.

Beternak ayam petelur membutuhkan dua macam modal, yaitu modal awal dan modal tetap. Modal tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan, peralatan, dan biaya pengelolaan peternakan. Kebutuhan yang diperlukan di antaranya adalah bibit ayam petelur, lahan kandang dan kandangnya, pakan, vaksin, wadah makan dan minum, serta biaya listrik, air, hingga perawatan kandang

Pemilihan Bibit Ternak Ayam Petelur

Bibit ayam petelur adalah ayam betina yang dibudidaya untuk menghasilkan telur yang nantinya akan diambil. Tingkat produksi telur ayam tersebut memiliki kualitas yang cukup tinggi. Oleh karena itu, penting untuk memilih bibit yang unggul dan sehat pula. Pemilihan harus cermat agar mendapatkan hasil telur yang baik. Bagi calon peternak, kalian perlu membaca Inilah 8 Jenis Ayam Petelur Terpopuler di kalangan peternak.

Setelah memilih bibit ayam petelur yang paling unggul, kamu juga perlu mengukur banyak ayam yang akan diternak. Caranya dengan mengetahui populasi ayam yang ideal di dalam satu kandang. Hal tersebut perlu dilakukan agar menghindari timbulnya stres yang muncul akibat kandang terlalu penuh.

Pemilihan Kandang yang Sesuai

Ketika pemilihan bibit ayam petelur sudah dipilih, langkah selanjutnya adalah memilih kandang yang sesuai dengan kebutuhan. Kandang menjadi pondasi penting yang tidak boleh terlewatkan dan harus diperhitungkan. Jika kamu masih belum tahu, baca juga artikel tipe kandang ayam yang sering dipakai.

Lokasi untuk penempatan kandang juga harus diperhatikan. Sebab aroma kotoran ayam bisa mengganggu lingkungan sekitar. Jadi, lokasi kandang lebih baik berada jauh dari lingkup rumah-rumah warga. Selain itu, lokasi kandang di lingkungan yang terlalu ramai bisa menyebabkan stres pada ayam. Usahakan lokasinya tetap mudah dijangkau untuk memudahkan perawatannya.

Pemeliharaan Kandang

Kandang ayam petelur tidak semena-mena dibiarkan begitu saja. Kandang perlu dipelihara untuk menjaga kebersihan dan kehigienisan. Melakukan cek secara berkala adalah tindakan yang wajib dilakukan agar ayam terhindar dari bakteri atau virus.

Penggantian alas kandang harus diganti secara rutin dan digantikan dengan yang baru. Kemudian kandang juga perlu disemprotkan desinfektan agar membunuh bakteri di dalam kandang. Penyemprotan bisa dilakukan dua kali dalam seminggu agar ayam petelur selalu dalam keadaan bersih dan sehat. Selain itu, pengecekan suhu kandang perlu dilakukan agar ayam berada di tempat yang nyaman sesuai dengan kebutuhannya.

Pemberian Pakan Berkualitas

Pemberian pakan ayam petelur menentukan produktivitas ayam dalam menghasilkan telur. Pakan ayam yang akan diberikan harus berkualitas, yaitu kandungan nutrisi yang tepat. Agar ayam petelur tumbuh dengan baik.

Untuk itu, calon peternak juga perlu mengetahui fase pemberian pakan pada ayam petelur. Pertama, fase starter, yaitu saat ayam petelur berumur kurang dari 4 minggu. Pada fase ini, kamu dapat memberikan pakan bertekstur lunak seperti tepung lunak dengan kandungan protein tinggi. Kedua, fase finisher, yaitu saat ayam petelur berumur lebih dari 4 minggu. Pada fase ini, ayam petelur dapat diberikan dedak, jagung, bungkil kelapa, tepung ikan, hingga bekicot. Meski jumlah protein berkurang, tetapi nafsu makan ayam petelur di fase finisher semakin tinggi.

Calon peternak perlu tahu bahwa ayam petelur perlu asupan kalsium yang tinggi. Senyawa tersebut sangat mempengaruhi kualitas telur. Jika ayam petelur kekurangan kalsium maka telur yang dihasilkan akan memiliki cangkang yang mudah pecah. Peternak bisa membuat pakan sendiri untuk menyesuaikan kebutuhan nutrisi ayam petelur dari dedak, bekatul, cangkang tiram, dan lain-lain. Jika kamu menginginkan pembuatan pakan yang lebih praktis, bisa gunakan mesin pelet ayam untuk mempermudah pekerjaanmu!

Pemberian Vaksin

Vaksinasi adalah tindakan preventif dengan menginduksi antibodi dari dalam tubuh ayam petelur. Proses vaksinasi dilakukan dengan memasukkan agen penyakit yang sudah dilemahkan sebelumnya. Gunanya adalah untuk merangsang pembentukan sistem kekebalan atau antibodi terhadap penyakit tertentu dengan dosis yang telah disesuaikan.

Pemberian vaksin harus ada manajemen yang tepat. Sebab fase produksi ayam petelur cukup lama sehingga pemeliharaannya harus diperhatikan dan dipersiapkan dengan baik. Jika vaksinasi kurang tepat atau terlambat, maka tumbuhnya antibodi bisa tidak optimal.

Setelah membaca tips beternak ayam petelur, kamu dapat mempraktikkannya sendiri. Bagi calon peternak yang membutuhkan mesin pelet, dapat mengunjungi zvezda.id. Zvezda adalah perusahaan mesin pelet berkualitas dengan skala menengah hingga besar. Zvezda juga merupakan bagian dari Asterra Group yang berdiri sejak 2013. Asterra adalah produsen mesin manufaktur nomor 1 di Indonesia.